JAKARTA, WAKTUINDONESIA – Salah satu perusahaan perdagangan umum terbesar di dunia yang bermarkas di Tokyo, Jepang, Sumitomo Corporation sepakat dengan PT Kayan Hydro Energy (KHE) terkait pembangunan PLTA Kayan Cascade di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.
Kesepakatan perusahaan yang berdiri tahun 1919 di Jepang ini dengan PT KHE itu dilangsungkan di Hotel Fairmont Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2022 dan disaksikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Selain Menko Airlangga, hadir juga Kepala KSP Jendral TNI Purn Moeldoko, Dubes Jepang untuk Indonesia Mr Kanasugi Kenji, Head of Infrastructure Business Asia and Oceania Sumitomo Satoshi Matsui, Direktur Sumitomo Indonesia Kenichi Ishikawa, Chief Representative Sumitomo Corporation Jakarta Project Coordination Office Eko Permanahadi, Direktur Utama KHE Andrew Sebastian Suryali, Direktur Operasional KHE Khaeroni, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara Deddy Sitorus.
Menko Airlangga menegaskan pemerintah terus menjalankan komitmennya dalam penggunaan energi baru terbarukan (EBT).
Menurutnya, pemerintah membidik pencapaian bauran EBT di tahun 2026 sebesar 23 persen.
“Pemerintah Indonesia menargetkan 23 persen dari keseluruhan energi yang berasal dari energi renewable di tahun 2026,” ucap Menko Airlangga.
Ia berharap, kerja sama itu meningkatkan percepatan dari pekerjaan Kayan Energi.
“Dan tentu saya berharap bahwa di tahun 2023 sudah kelihatan pekerjaan fisiknya,” sambungnya.
Menurut Menko Airlangga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah memprioritaskan pengembangan transisi energi, dalam hal ini pengembangan energi yang di Kalimantan.
“Jika sudah beroperasi, PLTA Kayan Cascade akan menjadi bagian komitmen Indonesia dalam net zero emission (NZE) di tahun 2060,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI Purn Moeldoko, menegaskan pembangunan PLTA Kayan Cascade merupakan komitmen bangsa Indonesia terhadap green energy.
“Proyek Kayan Cascade di Kalimantan Utara ini merupakan proyek monumental bagi Indonesia untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia punya semangat yang kuat dalam transformasi energi,” sebut KSP Moeldoko.
Sebagai informasi, KHE adalah pemrakarsa dan pengembang proyek PLTA Kayan Cascade yang terbagi atas lima bendungan.




