Dua armada DAMRI tersebut bakal standby menunggu jadwal keberangkatan di dua tempat tersebut sembari menunggu penumpang.
Adapun jadwal keberangkatan bus DAMRI, yakni pukul 07.00 WIB dan pukul 13.00 WIB.
“Satu bus di Pasarliwa dan satu bus di Pasar Purajaya. Dua bus ini berangkat menuju arah berlawanan, yang dari Purajaya ke Liwa atau sebaliknya setiap pukul 07.00 pagi. Dan berangkat kembali ke arah berlawanan setiap pukul 13.00 WIB atau jam 01.00 siang,” jelasnya.
Artinya tiap bus menjalani dua rit per hari. Total rit dari dua armada itu, empat ritasi.
Tiap rit bakal ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam.
Terkait rute, dari Pasarliwa saat sampai di Simpangtiga Mutar Alam, Waytenong akan menempuh jalur Airhitam kemudian ke Gedungsurian.
Demikian pula sebaliknya, yang dari Purajaya Kebuntebu melalui jalan Gedungsurian-Airhitam-Simpangtiga Mutaralam-Liwa.
“Pasar Purajaya – Tugu Pisang Gedungsurian-Airhitam-SimpangTiga Mutaralam-Liwa. Kita rencanakan (Rute) seperti itu,” terang Junaidi.
Artinya memang kedua bus DAMRI itu tidak melewati Sumberjaya.
“Memang tidak lewat Sumberjaya. Kan tidak boleh. Itu jalur bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Kalau DAMRI kan perintis jalurnya pedalaman,” Terang Junaidi.
Nah, bagi calon penumpang dari Pajarbulan atau Sumberjaya sekitarnya bisa menunggu bus DAMRI itu di Simpangtiga Mutaralam. Atau langsung ke Pasar Purajaya.
(WII)





