Menanggapi hal itu, Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme Dan Terorisme (BPET) MUI Pusat, Ustad Makmun Rasyid mengatakan, kegiatan tersebut menyasar pada orang-orang yang belum terpapar paham radikal.
“Saya harap kita semua keluar dari ruangan ini bisa menjadi agen perdamaian, pemersatu, agar bisa membawa, mengajak warga diwilayahnya untuk terhindar dan terlibat dalam aktivitas paham radikal terorisme,” kata dia.
“Kita juga memiliki program untuk orang-orang yang yang sudah terpapar paham radikal, untuk dilakukan pembinaan dan pembimbingan supaya tidak lagi mengikuti aktivitas paham radikal terorisme,” pungkasnya.
Diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah masyarakat lintas sektor, mulai dari Kementrian Agama (Kemenag), NU, Tokoh adat, Tokoh masyarakat, wartawan hingga mahasiswa.
(WII)





