Sementara itu, korban Paisal mengatakan, bahwa pihaknya pada saat kejadian baru akan melakukan konfirmasi terkait keberadaan pengolahan tambang emas yang diduga illegal.
“Ceritanya saya mau konfirmasi karena ada pengolahan emas, nah saat saya mau konfirmasi saya tanya siapa yang punya pengolahan emas itu, orang itu bilang dia yang punya, terus bilang kamu ngambil foto ya? Belum sempat saya jawab orang itu langsung mukul saya pakai kayu,” ungkapnya Paisal.
“Setelah itu, orang tersebut langsung mengeluarkan sebilah golok dan menebaskan ke arah saya, kemudian saya langsung lari meminta tolong,” timpalnya.
Dirinya mengaku tidak mengetahui identitas orang yang membacok dirinya, namun pelaku tersebut mengaku pemilik pengolahan emas yang diduga illegal yang ada di Desa Mulyasari Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran.
“Saya tidak kenal dengan orang yang membacok saya itu, tapi waktu saya konfirmasi, orang itu ngaku dia punya pengolahan emas illegal yang ada di dekat lokasi saya dibacok,” pungkasnya.
Diketahui, dalam peristiwa tersebut, korban paisal mengalami luka bacok bagian kepala, dan bagian tangan korban.
(WII)





