GEDONG TATAAN, WAKTUINDONESIA – Salah satu oknum wartawan di Kabupaten Pesawaran menjadi korban penganiayaan, saat melaksanakan tugas jurnalistik di salah satu tambang emas yang diduga ilegal di Kecamatan Way Ratai.
Atas kejadian yang menimpanya, korban Paisal (38) warga Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pesawaran.
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (5/12/2022) di Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai kabupaten setempat.
“Setelah kami menerima laporan dari korban, anggota Satreskrim langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi TKP dan meminta keterangan beberapa warga yang dianggap mengetahui kejadian yang dimaksud,” kata Pratomo, Selasa 6 November 2022.
“Saat ini petugas masih di lapangan guna mencari terduga pelaku penganiayaan dan untuk identitas pelaku sudah didapat, hanya belum bisa disampaikan ke publik agar tidak mengganggu proses penyelidikan oleh petugas,” timpalnya.
Dirinya menghimbau kepada seluruh rekan media yang melaksanakan tugas jurnalistik di lapangan agar lebih hati-hati dan tetap berpedoman pada kaidah etik jurnalistik yang berlaku sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami berharap rekan-rekan media untuk lebih berhati-hati manakala melaksanakan tugas di lapangan, hindari kontak fisik secara langsung dan tetap berpegang teguh pada kaidah jurnalistik sehingga dapat saling menghormati dengan narasumber,” ujar dia.
Menurutnya, kebebasan pers tetap pada koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang telah ditentukan sehingga dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis lebih maksimal sebagai kontrol sosial ditengah masyarakat yang sangat majemuk.
“Pers sebagai pilar ke-empat dalam berdemokrasi memiliki andil cukup besar dalam berbangsa dan bernegara, untuk itu pers memiliki undang-undang sendiri. Nah, kalau semua pihak memahami hal tersebut tentunya tidak akan terjadi kekerasan terhadap jurnalis. Semoga kedepan tidak terulang kejadian tersebut,” ungkapnya.





