LAMPUNG BARAT, WAKTUINDONESIA – Bappeda Kabupaten Lampung Barat menggelar Refleksi Pembangunan Lampung Barat 2017-2022 di halaman Lamban Budaya Pancasila di kompleks pemkab setempat, Kamis, 8 Desember 2022 malam.
Refleksi dimulai dengan penayangan video teaser perjalanan PM sejak awal kepemimpinannya tahun 2017 hingga akhir masa kepemimpinannya di tahun 2022 ini.
Cukup emosional menyaksikan tayangan video itu. yang hadir tampak antusias menyimak. Terdiam.
Ditayangkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dengan pitu program dan tiga komitmennya, PM berhasil merenovasi seluruh Puskesmas di 15 kecamatan.
Ditingkatkan hingga lantai dua. Pelayanannya juga ditingkatkan menjadi rawat inap. Sebelumnya hanya rawat jalan.
PM juga meluncurkan program mobil ambulan hebat. Program armada kesehatan yang dapat diakses, dimanfaatkan masyarakat setiap saat.
Ada lagi bidang pendidikan. Yang paling dirasakan masyarakat adalah pembagian seragam sekolah gratis untuk jenjang pendidikan SD dan SMP sederajat. Belum lagi beasiswa kedokteran di samping sejumlah program lain di bidang ini.
Di bidang keagamaan, PM membangun fasilitas ibadah. Salah satunya bisa dilihat di Pasar Liwa, Kecamatan Balikbukit. Dekat Tugu Agha Liwa. Masjid Al-Mansur.
Juga bantuan insentif untuk imam masjid, guru mengaji dan marbot. Belum lagi program wisata rohani. Termasuk umroh gratis.
Dia juga membangun sekolah kopi. Satu-satunya sekolah kopi di tanah air.
Bidang wisata, PM juga tak ketinggalan. Bahkan kini banyak spot wisata yang cukup dikenal, salah satunya Kampoeng Kopi di Rigisjaya Airhitam. Lokasi wisata ini dinobatkan sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia di malam Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Jakarta, Selasa, 7 Desember 2021.
Untuk budaya, PM juga cukup menonjol. Nyambai dan orkes gambus kian diangkat dan dilestarikan.
Terbaru, fisik. Lamban Budaya Pancasila. Terlihat wah di kompleks pemkab dengan akronim Lambar itu. Yang belum lama ini diresmikan.
Yang membuat berdecak kagum, semua berhasil di saat separuh masa kepemimpinan PM juga diuji dengan krisis kesehatan global. Yang muncul di awal tahun 2020. Pandemi Covid-19. Wabah yang meluluhlantakkan semua agenda yang telah disusun sedemikian rupa.
“Tentunya, berbagai capaian prestasi dan apresiasi yang membanggakan tersebut tidak terlepas dari peran serta dukungan dari berbagi pihak, mulai dari jajaran unsur forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita hingga berbagai organisasi dan masyarakat yang terlibat langsung di dalamnya,” ujar Bupati Parosil saat sambutan.
Bupati Parosil yang 11 Desember 2022 meruoakan akhir masa jabatannya (AMJ), dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lampung Barat, jika selama di masa kepemimpinanya tidak dapat memberi kepuasan dengan apa yang sudah dilakukannya.





