“Tahun 2023 perbankan Lampung akan menghadapi tantangan gejolak ketidakpastian ekonomi global, masih menjadi resiko di sektor keuangan namun dirasa masih cukup kuat. Namun meski demikian Bank Indonesia dan OJK berkeyakinan bahwa sektor keuangan domestik masih cukup resilien menghadapi resiko yang muncul,” kata dia.
“Dan untuk menyikapi keuangan Indonesia tahun 2023, Bank Lampung sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi langkah eksistensi guna mencapai pertumbuhan usaha yang berkelanjutan atau biasa disebut Growth sustainability,” pungkasnya.
Diketahui, hadir pada acara tersebut Ketua TP PKK Kab. Pesawaran, Nanda Indira Dendi, Anggota DPRD Pesawaran, Aria Guna, Forkopimda Kab. Pesawaran, Direktur Kepatuhan Bank Lampung, Mahdi Yusuf, seluruh Kepala Divisi PT. Bank Lampung, Seluruh Pimpinan Bank Lampung dan tamu undangan.
(WII)





