Petani Plasma Pesisir Barat Gelar Aksi Damai Terkait Konflik Lahan Perkebunan Sawit PT KCMU

  • Bagikan

“Anak saya memanen buah sawit yang memang milik kami, akan tetapi hasil panen tersebut diturunkan oleh orang yang diduga preman KCMU dan anak saya mengalami perlakuan yang mengancam keselamatan anak saya itu sendiri, karena orang yang diduga preman tersebut sudah menggunakan senjata tajam,” ujar Maryadi.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Bangkunat. Kami berharap agar kejadian bisa ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian,” tukasnya.

Sementara itu Wabup Zulqoini menanggapi bahwa Pemkab Pesibar pada prinsipnya akan membantu masyarakat petani plasma dengan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh petani plasma.

“Pemkab Pesibar tetap akan membantu masyarakat petani plasma dalam menyelesaikan permasalahan konflik lahan perkebunan sawit yang dikelola oleh PT. KCMU. Namun tetap melalui tahapan dan proses,” tutur Zulqoini.

Pihaknya berjanji akan segera melakukan pengkajian permasalahan tersebut secara bersama. “Terlebih ini menyangkut lahan yang pada dasarnya komunikasi melibatkan pihak lain seperti BPN dan PT. KCMU itu sendiri,”

Sedangkan Kapolres Pesibar, AKBP. Alsyahendra menyarakan agar semua pihak untuk bisa berpikir dengan jernih dan bertindak dengan tenang, sehingga permasalahan yang dialami masyarakat petani plasma bisa menemukan titik terang untuk bisa diselesaikan.

“Mari selesaikan masalah dengan menghadirkan fakta-fakya yang ada. Untuk itu kami berharap semua yang hadir saat ini mau membantu kami agar kami bisa membantu anda menyelesaikan masalah dengan cara menghadirkan segala sesuatu yang menyangkut dengan fakta. Dengan begitu bisa menemukan jalan keluar yang selama ini menjadi permasalahan,” ujar Alsyahendra.

Sementara Kapolres juga berharap semua pihak ikut menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). “Masalah tidak akan selesai jika sudah mengalami keributan. Semua pihak yang berselisih agar tidak memulai untuk mengacaukan kamtibmas,” kata dia.

BACA JUGA:  Harapan Warga Nikmati Distribusi Air Bersih Kian Nyata, Satgas TMMD di Ngaras: Air Sudah Sampai Pemangku V

Membahas terkait adanya ancaman yang dialami oleh masyarakat petani plasma, Alsyahendra juga mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh pihak petani plasma dengan melaporkan kejadian yang dialaminya ke polsek setempat. “Saya akan monitor ke polsek. Jika cukup bukti hal itu tetap ditindaklanjuti sesuai dengan pasal yang ada,” tegasnya.

“Terima kasih sudah mau melaporkan dan tidak main hakim sendiri, jika ada bukti foto atau video segera laporkan. Saya jamin bahwa anggota saya akan saya perintahkan untuk merespon cepat apapun yang dilaporkan oleh masyarakat,” tukas Alsyahendra. (ers/WII)

  • Bagikan