Dijelaskannya, hingga kini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari PT. PLN (Persero) UID Lampung terkait pembangunan jaringan listrik itu, karena saat ini tengah diupayakan perbaikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BBTNBBS. “Dalam pertemuan terakhir yang kita lakukan dengan PT. PLN (Persero) UID Lampung itu, mereka akan melakukan koordinasi dengan BBTNBBS untuk memperbaiki PKS pembangunan jaringan listrik tersebut,” kata dia.
Masih kata Aris, Pemkab Pesibar sendiri berharap agar permasalahan PKS antara PT. PLN (Persero) UID Lampung dengan BBTNBBS bisa segera rampung, dan pembangunan jaringan listrik menuju Wayharu bisa segera ditunaikan.
“Terlebih pihak PLN sudah siap untuk membangun jaringan listrik tersebut, bahkan mereka sudah menyiapkan anggaran yang cukup besar. Jadi, tinggal pelaksanaannya lagi jika PKS dengan BBTNBBS sudah sama-sama disepakati,” paparnya.
Ia menandaskan hingga kini Pemkab Pesibar terus memperjuangkan empat pekon itu agar bisa setara dengan pekon lainnya. Tak terkecuali dari sektor suplai energi listrik PLN. “Mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana, kita siap membantu jika memang dibutuhkan oleh PLN, bahkan semua data pendukung telah kita siapkan,” tukas Aris. (ers/WII)





