“Pernyataan ini disampaikan langsung dari PSOI. Hal ini tentu menjadi kebanggaan dan tantangan bagi kita semua,” imbuh Agus.
Lebih jauh diterangkan Agus, kondisi tersebut memberikan efek yang cukup baii, khususnya ihwal pelaksanaan WSL Krui Pro QS 5000 Tahun 2023.
“Untuk kategori Men peserta yang mendaftar melebihi dari target yaitu mencapainya 291 yang berasal 14 negara, dari target awal hanya 200 peserta. Sehingga panitia terpaksa menutup lebih awal masa pendaftaran yang biasa H-3 dari jadwal pelaksanaan kegiatan,” tambah Agus.
Karenanya, Agus meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesibar tetap menjaga koordinasi dan tanggap mensiasati dalam upaya mensukseskan kegiatan yang memasuki kali ke lima digelarnya WSL Krui Pro tersebut. “Jumlah peserta yang datang dari belasan negara hingga melampaui dari target menjadi bukti bahwa antusiasme peserta dalam mengikutinya WSL Krui Pro QS 5000 Tahun 2023 sangat tinggi. Sebab itu kita wajib untuk berupaya semaksimal mungkin demi suksesnya kegiatan ini,” tukas Agus.
Sekedar diketahui, rakor persiapan jelang pelaksanaan WSL Krui Pro QS 5000 Tahun 2023 tersebut, juga dihadiri Plt. Sekkab Pesibar, Jon Edwar, forkopimda Pesibar-Lampung Barat (Lambar), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar), I. Nyoman Setiawan, para kepala OPD, camat Pesisir Selatan, Krui Selatan, dan Peratin Tanjungsetia. (ers/WII)





