“Kunker ini menjadi sarana dalam bertukar pendapat ihwal pembangunan daerah, yang diharapkan dapat dikembangkan dalam rencana pembangunan di daerah masing-masing,” ujar Syaifudin.
Sementara Asisten I, Audi Marpi, mengawali paparannya dengan ucapan selamat datang terhadap jajaran DPRD OKU tersebut. Dihadapan rombongan, Audi memaparkan lebih rinci wilayah Pesibar yang terdiri dari 11 kecamatan, 116 pekon, dan dua kelurahan yang dihuni oleh masyarakat heterogen dengan aneka ragam suku, ras, etnis budaya dan agama. “Keseharian masyarakat Pesibar mampu untuk hidup berdampingan, sangat menjunjung tinggi nilai-nilai hukum, kerjasama, dan gotong royong yang sangat terpupuk dengan baik. Hal ini dibutuhkan sebagai wahana yang menjadi jembatan bagi pencapaiannya yakni rasa aman, damai, dan keadilan dalam kehidupan,” ujarnya.
Audi menandaskan selain sebagai studi komparasi untuk mengetahui dan menambah wawasan dan pengetahuan terkait berbagai hal yang diterapkan oleh Pemkab Pesibar dalam berbagai bidang. “Lebih dari itu, juga dapat menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan menjalin kerjasama yang baik antara Pesibar dengan OKU,” tukasnya. (ers/WII)





