Dendi juga mengimbau kepada masyarakat, agar lebih waspada saat musim kemarau seperti saat ini, mengingat di musim seperti saat ini potensi terjadinya kebakaran cukup tinggi.
“Kita tidak bisa menganggap remeh musim kemarau saat ini, karena kita ketahui dengan semua kondisi lahan kering ditambah angin kencang, ini dapat memicu percikan api kecil bisa menyambar dan membesar, seperti kebakaran yang menimpa korban, dari rumah satu api bisa menyambar ke rumah sebelahnya karena angin yang bertiup kencang,” imbaunya.
Sementara itu, Kharis menyampaikan ucapan rasa terima kasih kepada pihak pemerintah dan BAZNAS serta masyarakat, yang telah membantu pembangunan rumah miliknya.
“Dengan adanya bantuan ini, tentunya ini dapat meringankan beban saya untuk kembali membangun dan memiliki rumah kembali setelah yang kemarin habis terbakar. Karena selama perbaikan rumah ini, saya tinggal di ruang kelas SD ini,” katanya.
“Tentunya kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saya atas nama pribadi dan keluarga sangat berterimakasih karena telah banyak membantu kami, tidak hanya bantuan ini saja, sebelumnya pak Dendi juga sudah memberikan banyak bantuan kepada pengobatan anak kami yang saat ini sudah almarhumah,” pungkasnya.
(WII)





