WAY KHILAU, WAKTUINDONESIA – Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengawasi proses pesta demokrasi, guna minimalisir pelanggaran dalam Pemilu 2024 mendatang.
Ketua Bawaslu Pesawaran, Fatihunnajah mengatakan, pengawasan partisipatif adalah bagaimana mendorong peran masyarakat dalam mengawasi pesta demokrasi.
“Partisipasi masyarakat juga dibutuhkan dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024. Potensi pelanggaran tidak hanya money politik saja, ada politisasi sara serta mobilisasi anak dalam kampanye,” kata Fatih, saat sosialisasi dan deklarasi Desa Pengawasan Partisipatif di Balai Desa Penengahan, Kecamatan Waykhilau, Kabupaten Pesawaran, Kamis 21 September 2023.
Dirinya berharap, agar masyarakat juga proaktif dalam mengawasi proses pelaksanaan pemilu 2024, agar pesta demokrasi dapat menjadi ajang menjaring calon pemimpin yang berintegritas.
“Ayo kita bersama-sama menjaga agar tidak ada pelanggaran dalam pemilu 2024 dan pesta demokrasi yang akan kita hadapi bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi SDM, Bawaslu Provinsi Lampung, Imam Bukhori mengatakan, demokrasi yang berintegritas dimulai dengan pengawasan yang baik melibatkan semua unsur, termasuk masyarakat secara luas.





