Sementara itu perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Intan Anisa Fitri menyampaikan bahwa Indonesia akan segera memasuki puncak bonus demografi pada Tahun 2030, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar daripada jumlah penduduk usia non produktif. “Berdasarkan data hasil sensus penduduk pada Tahun 2020 lalu, komposisi penduduk didominasi oleh Generasi Z serta generasi milenial yang notabene merupakan penduduk usia muda,” ujar Intan.
“Namun kuantitas besar saja tentu tidak cukup, lebih dari itu diperlukan juga SDM yang berkualitas untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” tambahnya.
Program GenRe, terusnya, merupakan program yang disiapkan dalam rangka Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR), merupakan salah satu upaya untuk membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran sikap, dan prilaku kehidupan yang sehat dan bertanggungjawab. “Oleh karena itu kegiatan yang dilaksanakan dalam program GenRe dapat membantu remaja dalam mempersiapkan kehidupan yang lebih baik kedepannya,” harapnya.
Terpisah Asisten II Zukri Amin mengatakan bahwa, Program GenRe adalah program yang mengedepankan pembangunan karakter bangsa dikalangan generasi muda, sebagai wadah agar menjauhi tiga resiko yang membahayakan diri remaja itu sendiri, diantaranya pernikahan dini, seks pra nikah dan Napza dengan tujuan agar menjadi remaja yang tangguh dapat berkontribusi dalam pembangunan.
“Generasi Berencana salah satu program yang diluncurkan oleh pemerintah melalui BKKBN. Karenanya BKKBN mengembangkan Program GenRe untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga tentang pendewasaan usia perkawinan sehingga nantinya mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarier dalam pekerjaan juga terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi. Sebab itu, pemahaman stunting bisa dimulai sejak dini, sejak usia remaja atau calon pengantin, sehingga anak yang dilahirkan bisa terhindar dari bahaya stunting,” kata Zukri.
Program GenRe melakukan pendekatan, promosi dan sosialiasi melalui wadah Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang ada disekolah, perguruan tinggi, maupun masyarakat, yang memberikan informasi seperti perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja , delapan fungsi keluarga, life skill, bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan pernikahan di usia anak. “Diharapkan Forum GenRe dapat merubah mindset remaja masa kini agar terhindar dari hal-hal negatif dan lebih produktif lagi, serta bisa membuat remaja menjadi calon penerus bangsa dan generasi emas pada masa Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya.
Untuk diketahui Forum GenRe Pesibar dketuai oleh Rahma Febriyanto, dengan susunan lainnya yaitu Wakil Ketua, Azzahra Ramadhani. Sekretaris 1, Nurul Aini dan Sekretaris 2, Anggi Rivaldo, sera bendahara, Suryati. (ers/WII)





