Dirinya menjelaskan, bahwa saat ini ada bentuk perubahan iklim, dan tadi pihaknya dalam rakor sudah membahas terkait perubahan dan dampak iklim saat ini.
“Memang ada perubahan-perubahan cuaca ekstrim yang terjadi saat ini dan itu harus kita antisipasi bersama,” jelasnya.
“Kemudian untuk para warga yang tinggal dekat persawahan dan lapangan untuk terus antisipasi apabila terjadi cuaca ekstrim. Namun kita berdoa bersama-sama agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Diketahui, akibat peristiwa angin puting beliung tersebut, terdapat 7 rumah yang mengalami kerusakan parah, 6 rusak sedang dan 4 rusak ringan, serta ada dua korban yang mengalami luka di bagian kepala dan tangan yang sudah ditangani oleh pihak kesehatan, kemudian ada warga yang mengalami kerusakan kendaraan saat berteduh.
(WII)





