Sekadar diketahui pada Tahun 2018 lalu. Hal serupa juga pernah terjadi, yakni muara sungai Waylaai tiba-tiba menerobos dan sudah menggerus TPU marga Bandar. Kekhawatiran masyarakat saat ini sama besarnya pada saat musibah bencana alam yang terjadi pada enam tahun yang lalu.
“Pada Tahun 2018 lalu, musibah seperti ini juga pernah terjadi, dalam hal ini masyarakat masih sangat ingat. Bupati Agus Istiqlal sebelumnya juga langsung merespon dan menerjunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai, bahkan pihaknya juga melanjutkan pembangunan talud penahan abrasi disepanjang area TPU marga Bandar. Dan tahun ini terjadi lagi. Semoga ini merupakan bencana alam yang terakhir kalinya terjadi,” pungkas Hendrik.
Sementara Bupati Agus Istiqlal dihadapan masyarakat Pekon Penggawa V Tengah dan peratin serta jajarannya menyampaikan Pemkab Pesibar memastikan akan terus berupaya selalu merespon cepat keluhan-keluhan masyarakat, khususnya terhadap kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh bencana alam.
“Tak terkecuali penanganan dan normalisasi muara sungai Waylaai. Karena ini merupakan kepentingan umum serta menyangkut masyarakat banyak khusus di Pemangku Harapan Mulya Pekon Penggawa V Tengah ini,” ungkap Agus Istiqlal dilokasi, Sabtu (7/9/2024).
Pengerjaan normalisasi tersebut juga disaksikan Peratin Penggawa V Tengah, Ade Yaksa dan para aparat pekonnya, tokoh adat dan saibatin Marga Bandar, serta masyarakat yang berduyun-duyun datang menyaksikan. Hal tersebut sebagai ungkapan kebahagiaan masyarakat terhadap perhatian pemerintah Pesibar khususnya Bupati Agus Istiqlal. (ers/WII)





