Data dari Dinas Kesehatan Pesawaran menunjukkan bahwa kasus HIV masih didominasi oleh kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL). Rentang usia pasien baru tahun ini berkisar antara 20 hingga 45 tahun.
Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penyebaran HIV. Di antaranya adalah meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, farmasi, dan analis kesehatan.
“Selain itu, Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas rutin mengadakan penyuluhan tentang HIV di masyarakat dan sekolah, serta melakukan screening HIV pada ibu hamil dan pasien TBC,” jelasnya.
Dirinya juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk mencegah HIV, dirinya mengingatkan agar masyarakat menghindari hubungan seksual di luar pasangan resmi, menggunakan kondom jika berhubungan dengan pasangan berisiko, tidak menggunakan narkoba, dan menjalani pola hidup sehat.
“HIV sebenarnya bisa dicegah jika masyarakat memiliki kesadaran dan kepedulian yang tinggi. Dengan langkah-langkah yang tepat, kita bisa melindungi generasi mendatang dari bahaya HIV,” pungkasnya.
(WII)





