WAKTUINDONESIA, LIWA – Minim anggaran membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) belum masksimal dalam melakukan penanganan sekala permanen di beberapa lokasi dampak bencana alam di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar, Padang Priyo Utomo saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (03/10/25).
“Dengan adanya efisiensi anggaran membuat beberapa lokasi dampak bencana memang belum dapat dilakukan penanganan,” ucapnya.
Padang mencontohkan salah satu titik lokasi dampak bencana yang sebenarnya harus segera mendapatkan penanganan untuk jangka panjang, yakni dampak bencana alam tanah longsor di Lingkungan Jatimulyo, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balikbukit.
Dimana, titik lokasi ini berada di tengah-tengah pemukiman yang cukup padat. Hanya berjarak beberapa ratus meter saja dari Pasar dan Terminal Pasar Liwa.
Namun, hingga saat ini pemda belum dapat berbuat banyak untuk melakukan penanganan jangka panjangnya. Meski, tanah longsor yang terjadi saat itu telah menggerus satu rumah milik warga setempat.





