WAKTUINDONESIA, LIWA – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) secara berlahan tampaknya mulai meninggalkan pelayanan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Limau Kunci dalam upaya memenuhi pasokan air untuk memenuhi kebutuhan.
Hal ini terlihat, dengan gencarnya intansi di pemerintah setempat yang kini beralih pada sumur bor untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Padahal, pemkab Lambar memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang distribusi air minum, yakni Perusahaam Umum Daerah (Perumda) Air Munim Limau Kunci.
Salah satu contoh, intansi yang mulai gencar beralih pada sumur bor, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lambar. Pada tahun 2025 ini sedikitnya ada pembangunan 30 titik sumur bor dengan nilai mencapai Rp1,3 miliar lebih.





