Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal meminta ASN untuk menjadi penggerak kemajuan daerah dan membawa Lampung menjadi lebih baik. “ASN sebagai abdi masyarakat harus menjadi alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, sebagai motor pelayanan kepada masyarakat, dan penggerak kemajuan daerah,” kata Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal.
Melalui penerapan manajemen talenta ASN, Mirza berharap setiap proses pengangkatan, rotasi jabatan, promosi, dan pengembangan kompetensi dilakukan secara objektif, berbasis kemampuan dan kinerja. Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan sistem merit yang akan mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan efisien. “Sistem manajemen talenta ini akan menghapus praktik yang merugikan serta memberikan kesempatan bagi ASN untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” kata Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal.
Gubernur, Rahmat Mirzani Djausal menegaskan, momentum ini menjadi langkah nyata bahwa Lampung siap menjadi pelopor pembangunan manajemen talenta ASN di Indonesia. “Saya mengajak seluruh kepala daerah untuk menjadikan momen ini sebagai langkah konkret dalam membangun birokrasi yang profesional dan siap melayani. Bersama, kita wujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas melalui ASN yang kompeten, berintegritas, dan siap memimpin perubahan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dirancang untuk memastikan setiap ASN ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan kompetensi dan potensi yang dimiliki. “Sistem manajemen talenta ASN ini bertujuan untuk memastikan ASN berada di posisi yang sesuai dengan kompetensi, sekaligus menciptakan regenerasi SDM ASN yang profesional dan adaptif,” ujar Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa manajemen talenta tidak hanya soal penempatan jabatan, tetapi juga proses pengembangan ASN melalui pendidikan, pelatihan, dan penciptaan prestasi serta inovasi. Dengan manajemen talenta, siapa pun bisa kita siapkan, baik melalui pendidikan dan pelatihan, sekolah tinggi, maupun melalui capaian prestasi dan inovasi,” tutur Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh.
Lebih lanjut, Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menyebut bahwa manajemen talenta ASN merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “5,4 juta ASN di Indonesia tugasnya adalah mewujudkan Asta Cita dan di Provinsi Lampung tugas ASN dengan manajemen talenta adalah mewujudkan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung,” kata Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh. (*)





