BALIKBUKIT, WAKTUINDONESIA – Dimas Solindra (16), bocah menderita penyakit kelainan sejak kecil, tidak bisa berbicara, tidak bisa berjalan normal seperti layaknya anak seusianya.
Badannya tampak semakin mengurus, nafsu makannya berkurang akibat rahangnya yang sudah tidak berfungsi untuk mengunyah.
Dimas adalah buah hati dari pasangan suami istri (Pasutri) Mursalin dan Ibu Nurintan, yang tinggal di Pekon Padang Dalom, Kecamatan Balikbukit Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Menurut pengakuan Mursalin yang bekerja sebagai tukang ojek sayur, dirinya sudah sering diminta foto coppy Kartu Keluarga (KK), KTP, dan Akte Kelahiran dan dijanjikan untuk mengupayakan agar anaknya mendapat bantuan dari pemerintah.
Namun semua itu nihil hingga sekarang orang itu tidak ada kabar beritanya.





