TKW Dipenjara Seumur Hidup Di Singapura, Ibu Berharap Bantuan Pemerintah

  • Bagikan

GEDONGTATAAN, WAKTUINDONESIA – Pengadilan Singapura telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap Daryati (27) Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Padang Ratu Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Lampung.

Pengadilan Singapura menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Daryati atas tuduhan membunuh majikan perempuan yang dilakukannya pada 2016 lalu.

Berdasarkan keputusan tersebut pihak keluarga mengharapkan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk dipertemukan dengan Daryati.

“Saya dan keluarga sangat mengharapkan bantuan dari Pemkab Pesawaran dan Pemprov Lampung serta KBRI Singapura untuk membantu keberangkatan kami ke Singapura untuk bertemu Daryati,” ujar Munarti Ibu dari Daryati, Senin (26/4/2021).

Selain itu, Munarti (59) berharap Pemkab setempat bisa membantu perekonomian keluarganya.

“Saya berharap Pemkab bisa membantu keluarga kami yang di sini, karena Daryati itu merupakan tulang punggung keluarga tapi sekarang dia divonis hukuman penjara seumur hidup jadi dia tidak bisa bekerja lagi,” katanya.

Pada kesempatan ini, ia menceritakan kepribadian Daryati sebelum berangkat menjadi TKW ke Singapura.

“Daryati itu anaknya sangat pendiam, kurang bergaul dan jarang keluar rumah tapi dia anaknya sangat sopan, sebelumnya dia sempat bekerja di salah satu tambak udang yang ada di Tulang Bawang selama satu tahun setengah ia memutuskan menjadi TKW di Singapura untuk mencari biaya pengobatan bapaknya yang sempat sakit parah,” jelasnya.

Menurutnya, ia mengetahui informasi pembunuhan yang dilakukan Daryati terhadap majikan perempuannya setelah dua bulan keberangkatan anaknya.

“Dia berangkat ke Singapura itu sekitar bulan April 2016 lalu dan pada Juni 2016 kami mendapatkan kabar dari KBRI Singapura bahwa Daryati telah melakukan pembunuhan terhadap majikannya,” tuturnya.

“Kami sangat kaget mendengar kabar tersebut, bahkan suami saya yang saat ini sudah meninggal saat mendengar kabar itu semakin parah sakitnya,” timpalnya.

BACA JUGA:  Hasil Tracing di 2 Kecamatan Ini, 5 Orang Dinyatakan Positif Corona di Lambar
  • Bagikan