KRUI, WAKTUINDONESIA -Pembangunan gedung Ruang Kelas Belajar (RKB) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamiyah Pugungtampak Kecamatan Pesisir Utara Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) tahun ini, 2022, diduga asal-asalan.
Pasalnya berdasarkan temuan di lapangan kondisi bangunan dimaksud pada bagian atap diduga sudah bocor meski belum genap satu tahun.
Hal itu terlihat pada bagian plafon basah diduga akibat terkena air yang bocor pada bagian atap di beberapa titik.
Selain itu juga diduga pada bagian fondasi juga tidak terbangun secara maksimal dengan tidak terlihatnya bagian pondasi secara keliling, ditambah letak bangunan yang berdiri di atas tanah yang tidak rata.
Tidak hanya itu, dugaan pengerjaan secara asal-alasan juga terlihat dari bagian kusen yang diduga menggunakan kayu dengan kualitas yang buruk. Pasalnya, kayu kusen yang terpasang terlihat sangat kasar.
Saat ini bangunan yang dibangun untuk ruangan kelas bagi para siswa, justru digunakan sebagai kantor bagi para dewan guru.
Sementara itu Kepala Madrasah (Kamad) Tsanawiyah Islamiyah Pugungtampak, Yuelda Mutia Wisna, ketika dikonfirmasi via sambungan ponsel, Jumat, 21 Oktober 2022, membenarkan jika sekolahnya tersebut menerima kucuran bantuan pembangunan gedung satu unit RKB dari Kementerian Agama (Kemenag).
“Benar, MTs Islamiyah Pugungtampak mendapatkan bantuan pembangunan satu unit RKB. Pengerjaannya dimulai pada sekitar Juli lalu dengan masa pengerjaannya selama dua bulan dan selesai sekitar satu bulan lalu,” ungkap Kamad Yuelda.
Saat ditanya terkait pembangunan yang diduga asal-asalan, Yuelda berkilah dengan mempersilahkan untuk memastikan dugaan dimaksud dengan berkunjung ke sekolah tersebut.





