Urgent! Pantai Ketapang Terpapar Bakteri Patogen: Apa yang Harus Kamu Lakukan?

  • Bagikan
Pantai Ketapang/Foto: Miftahiul Jannah

Siapa sih yang tidak suka bermain di air? Laut, sungai, dan danau selalu tampak menyenangkan bagi kebanyakan orang untuk berenang, terjun ke air, atau bersantai.

Tapi tahukah kalian, sebenarnya terdapat bahaya yang tidak terlihat dengan mata di balik itu semua? Ya, bakteri berbahaya yang hidup di perairan.

Berbagai bakteri berbahaya di perairan selain merusak ekosistem juga berbahaya bagi kehidupan manusia. Jadi, sebelum menyelam lebih dalam, yuk kita kenali bahaya bakteri yang ada di perairan ketapang dan bagaimana kita bisa mengantisipasinya.
Bakteri di perairan bisa sangat beragam, dan sebagian besar tidak dapat dilihat langsung tanpa alat bantu.

Berdasarkan hasil analisis laboratorium pada air laut yang telah diisolasi dari perairan ditemukan bakteri dengan Morfologi irregular (bulat), permukaannya umbunate (bergelombang), tepi koloni undulate (bergerigi), dan warna putih tulang. Menurut Handayani, (2023) secara morfologis tergolong bakteri Vibrio cholerae.

V. cholerae adalah salah satu jenis bakteri yang tergolong dalam kelompok marine bacteria bakteri ini umumnya memiliki habitat alami di laut.

Vibrio cholerae merupakan bakteri gram negatif yang berbentuk koma dan motil, yang dapat bergerak dengan bantuan flagela (Alat bantu gerak seperti rambut halus).

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Vibrio cholerae dapat ditemukan dalam kondisi perairan yang hangat dan kaya nutrisi, yang mendukung pertumbuhannya.

Ariadi & Mujtahidah,(2022) mengaitkan bahwa kelimpahan bakteri ini di perairan dapat bervariasi tergantung pada faktor lingkungan seperti suhu, salinitas, dan ketersediaan nutrisi.

BACA JUGA:  Disdikbud Pesawaran Berencana Gelar Sekolah Tatap Muka, Ini Tanggal Mulainya
  • Bagikan