WAKTUINDONESIA, LIWA – Cuaca ektrime melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Barat (Lambar). Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir bandang di Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, Rabu (10/09/25) kemarin.
Bencana banjir bandang mengakibatkan kerusakan yang kucup parah di wilayah setempat. Dari laporan yang diterima terdapat lima rumah warga yang hanyut terbawa banjir bandang. Serta, 10 lainnya dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang laupan dari Sungai Way Haru dan Way Semangka.
Dampak dari kejadian, kini masyarakat Pemangku Gunung Sari, Pekon Banding Agung diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar, Padang Priyo Utomo saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/09/25), mengatakan pasca kejadian pihaknya bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi masyarakat yang terjebak banjir. Di mana hal itu untuk menghidari terjadinya banjir susulan dan dampak yang lebih parah.
Sebab, intensitas hujan saat itu masih tinggi. Dikhawatirkan terjadi banjir susulan akibat luapan dari dua sungai, yakni Sungai Way Semangka dan Way Haru.
Padang mengatakan, cuaca ekstrem itu diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Lambar untuk beberapa hari ke depan.
“Saat ini kita memasuki musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi yang dapat mengakibatkan bencana alam. Dengan itu masyarakat diminta untuk tetap waspada akan terjadinya bencana,” katanya.
Dikatakan Padang, pihaknya terus melakukan penanganan dampak banjir kemasyarakat. Salah satunya memberikan sosialisasi dan edukasi kemasyarakat mengenai bencana alam.





