2 Dinas dan BPJS di Karo Oper Bola Keluhan Masyarakat Terkait KIS

  • Bagikan

KARO, WII – Minimnya Informasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Dinas Sosial Kabupaten Karo, Sumut, yang saling tuding terkait data penggurangan pengguna manfaat Kartu Sehat Indonesia (KIS) kian membingungkan. Rabu (2/9/2020).

Seorang warga asal Kecamatan Payung, mengaku Dodo (48) mengeluhkan peristiwa yang dialaminya.

Dirinya yang tengah mengurus administrasi anak kandungnya saat ini dirawat di RS Efarina Ettaham mengunakan KIS.

Sementara Pihak rumah sakit menyebut jika jika KIS yang dipergunakan selama ini sudah tidak berlaku (dinonaktifkan).

“Saya bingung dan langsung menuju BPJS, hal yang sama dikatakan pihak BPJS bahwa Kartu KIS kami sekeluarga sudah tidak berlaku dan tidak aktif lagi
dan disarankan mendaftar ulang sebagai peserta BPJS sehingga 14 hari kedepan akan aktif kembali,” tutur bapak yang mengaku bernama Dodo (48) seorang petani kepada sejumlah wartawan.

Adapun dijelaskan bapak tersebut yang membuatnya bingung, dirinya mendapatkan KIS tersebut dari pihak Puskesmas Kecamatan Payung, dan sudah pernah digunakan saat Istrinya melakukan operasi di rumah sakit dan tidak dikenakan biaya karena menggunkan Kartu KIS tersebut.

“Dulu sudah pernah digunakan masa (saat) istri saya sakit, sementara saat ini anak saya mengidap penyakit yang serius karena itu kami menggunakan kembali Kartu KIS ini, tapi kenapa tidak bisa dipakai lagi, kami orang susah tentu Kartu ini sanggat berharga kami simpan dan baik dan dipergunakan saat penting,
sayangnya saat ini tidak berlaku apa lah daya kami orang kecil, entah apalagi yang harus dilakukan mengobati anak saya yang menderita kebocoran pada jantung dan harus segera di operasi,” ujar bapak dua anak ini lirih kepada sejumlah wartawan.

BACA JUGA:  DPRKP Pesibar Tentukan Lokasi Bantuan Perbaikan Rumah tak Layak Huni
  • Bagikan