Jalur Alternatif di Desa Amasara Bak Kubangan Lumpur, Warga Impikan Perbaikan

156

Jalur Alternatif di Desa Amasara Bak Kubangan Lumpur. Foto: Derlin Porende

KONSEL, WII – Jalur alternatif yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Baito dan Kecamatan Mowila, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) tak nampak seperti sebuah jalur yang biasa dilalui oleh lalu lalang kendaraan. Pasalnya, jalur yang tepat berada di Desa Amasara, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, tersebut lebih pantas disebut sebagai kubangan lumpur.

Terlebih ketika turun hujan dengan intensitas yang tinggi. Akibatnya, banyak kendaraan yang harus bersusah payah untuk dapat melintasi jalur alternatif menuju Bandara Haluoleo tersebut.

“Cuaca hujan yang sedang mengguyur Sulawesi Tenggara seperti saat ini membuat beberapa akses jalan mengalami kerusakan yang cukup parah, jadi banyak kendaraan besar seperti truk yang hampir terbalik ketika lewat jalan ini,” kata Al, warga sekitar, Minggu (28/6).

Ia mengatakan, rusaknya jalur tersebut diakibatkan oleh banyaknya kendaraan-kendaraan besar yang melintas, sehingga jalanan tidak mampu lagi untuk menopang beratnya muatan dari kendaraan.

“Disini memang banyak truk-truk besar yang bermuatan kelapa sawit, jadi gak heran kalau jalan ini jadi rusak begini,” jelas dia.

Untuk itu, dirinya berharap, agar Pemkab Konawe Selatan dapat dengan segera memperbaiki jalan tersebut, sebab menurutnya, jika tidak diperbaiki bukan tidak mungkin akan terjadi korban akibat jalan yang rusak tersebut.

“Kami sebagai warga Desa Amasara sangatlah mengharapkan kepada Pemkab Konsel agar kiranya perhatikan jalan ini, ya minimal pengerukan dan ditimbun agar tidak berlumpur seperti yang terlihat saat ini. Karena bisa berbahaya nantinya, selain itu jalan ini juga termasuk jalan poros Kabupaten Konsel,” tutupnya. (Der/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Anggota DPR RI Junimart Bagikan Sembako untuk Warga Dairi