Untuk itu, ia mengatakan perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja tim gugus tugas. Karena dirinya mengganggap selama ini tim gugus tugas tidak maksimal dalam bekerja.
Bahkan, ia juga menduga anggaran 28 milyar rupiah untuk penanganan Covid-19 mengendap. Selain itu, tidak adanya juru bicara dalam tim gugus tugas tersebut turut mengakibatkan informasi tentang Virus Covid-19 di Kabupaten Karo menjadi simpang siur.
Oleh karena itu Ketua Fraksi Golkar DPRD Karo Ferianta tersebut segera akan menyurati Pimpinan DPRD Karo untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) DPRD dalam rangka penanganan penyebaran Virus Covid-19 tersebut. (Rek/WII)





