KARO, WII– Bertempat di Stadion
Samura, Kabanjahe, Karo, Sumut Bupati Karo Terkelin Brahmana, memimpin upacara tim pendisplinan covid 19, Selasa (7/7/2020) pagi.
Sejumlah tim yang turut hadir diantaranya personel gabungan anggota TNI dari Kodim 0205/TK dan Yonif 125/Simbisa, Polres Tanah Karo serta jajaran Pemerintah Kabupaten Karo
Bupati Karo Terkelin Brahmana, yang juga ketua GTPP mengatakan, tim gabungan ini akan bertugas melakukan kegiatan pendisiplinan terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, yakni jaga jarak, pakai masker, ranin cuci tangan pakai sabun dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 tidak semakin meluas. tim gabungan ini terdiri dari personel Polres Tanah Karo, anggota TNI dari Kodim 0205/TK dan Yonif 125/Simbisa, dari Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Karo, Jelas Terkelin.
Lanjut bupati menjelaskan, terkait sanksi pendisplinan, itu tidak kita terapkan, sesuai dengan budaya Karo, tim nantinya hanya mengedukasi masyarakat agar patuh mengikuti protokol kesehatan. Untuk itu, Kami sangat mengharapakan, kerja sama tim, LSM, relawan, media, lembaga Agama bisa bersatu padu, bahu membahu agar pandemi covid 19 di Tanah Karo berangsur pulih.
Terkait, telah dibukanya destinasi wisata di Tanah Karo sementara tim pendisplinan dibentuk, bupati Karo.
“Justru ini nantinya akan kita bahas kembali bersama tim gugus, bagaimana langkah labgkah terbaik menuju fase new normal,” ujar Terkelin.
Sementara itu, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batu Bara SE, selaku ketua tim gabungan pendisiplinan mengatakan, bahwa tim akan mengedukasi masyarakat agar sadar akan pandemi covid 19.
“Kita akan seser tempat tempat keramaian seprti, pajak, hotel, warung, terminal. Bukan tidak bisa belanja ke pajak, ke warung, namun kita mengajak masyarakat, agar menggunakan masker, jaga jarak, serta rajin cuci tangan memakai sabun,” jelas Dandim.
Namun, apabila masyarakat setelah peringati tetap membandel, maka akan beri sanksi ringan, namun tim lebih mengedepankan himbauan mengikuti protokol kesehatan, untuk mencegah penularan covid-19, dalam dua minggu kedepan.





