“Mengingat di tahun 2020 ini terjadi wabah pandemi covid-19 yang melanda di berbagai penjuru dunia, sehingga segala sesuatunya harus menerapkan protokoler kesehatan untuk menghindari penyebaran covid-19 ini,” ujar bupati yang karib disapa Pak Cik itu.
Bupati Parosil bahka mengapresiasi masuarakat yang menjalankan protokol kesehatan.
“Terimakasih kepada para jamaah yang telah memenuhi syarat protokoler kesehatan pada pelaksanaan Shalat EidalAdha, seperti menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan cek suhu menggunakan thermo gun,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan tersebut.
Tradisi ngejalang di Lambar
Usai pelaksanaan sholat Eidal Adha, bupati dan masyarakat setempat melakukan tradisi ngejalang (makan bersama, Red).
Ngejalang merupakan tradisi makan bersama usai dilaksanakannya sholat idul adha yang dilakukan turun menurun pada masyarakat Lampung Barat, hal itu merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas perayaan di hari raya.
(esa)




