4 Pencuri Sapi di Pesibar Dicokok Polisi, Begini Kronologisnya

587

KRUI, WII– Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B-218/VIII/2020/POLDA LPG/RES LAMBAR/SEK KUNAT, dan laporan polisi Nomor: LP/B-219/VIII/2020/POLDA LPG/RES LAMBAR/SEK KUNAT, tanggal 14 Agustus 2020, Unit Reskrim Polsek Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat berhasil mencokok empat orang terduga pencurian sapi di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pekon Sukanegara Kecamatan Ngambur, Jumat (14/8) lalu.

Kapolsek Bengkunat Iptu. Ono Karyono, mendampingi Kapolres Lampung Barat (Lambar), AKBP. Rachmat Tri Haryadi, Selasa (18/8), mengatakan bahwa keempat terduga pelaku pencurian sapi tersebut yakni Isnadi alias Gombloh (34), Iwan Adi Aryanto (24), Nanang Kusmanto (32), dimana ketiganya merupakan warga Desa Banumas Kecamatan BP. Peliung.

Sedangkan satu pelaku lainnya yakni Dedi Kurniawan (35) warga Desa Agungjati Kecamatan Raswan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Ono memaparkan kronologi singkat kejadian tindak pidana dimaksud, yakni pada Jumat (14/8), sekitar Pukul 00.30 WIB hingga 01.00 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan pada hewan ternak sapi milik salah seorang warga Pekon Sukanegara Kecamatan Ngambur, Maryadi, yang berada di kandang persis dibelakang rumahnya.

“Diduga pelaku melakukan pencurian terhadap tiga ekor sapi milik Maryadi, dengan cara masuk kedalam kandang kemudian memotong tali tambang pada tiga ekor sapi yang terikat di kandang dan membawanya pergi tanpa sepengetahuan Maryadi,” ungkap Ono.

Menurut Ono, setelah pelaku berhasil membawa tiga ekor sapi milik Maryadi, pelaku berjalan kaki sambil menuntun tiga ekor sapi hasil curiannya sejauh sekitar 1 KM hingga tiba di kandang sapi milik target lainnya yakni sapi milik Jumari yang masih disekitar Pekon Sukanegara Kecamatan Ngambur.

“Pelaku langsung melanjutkan aksinya dengan memasuki kandang sapi tersebut untuk mengambil tiga ekor sapi milik Jumari, diduga dengan cara memotong tali tambang pada tiga ekor sapi yang terikat di kandang,” paparnya.

BACA JUGA:  Ini Data - Kronologis 11 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 asal Waykanan

“Berhasil menggasak enam ekor sapi dari dua lokasi berbeda, pelaku langsung membawa hasil curiannya dengan cara berjalan kaki sejauh 2 KM ke kebun kelapa yang berada di pinggir Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Sukanegara,” imbuh Ono.

Masih kata Ono, secara kebetulan pada saat itu pihaknya tengah menggelar patroli di wilayah Kecamatan Ngambur, dan tim Unit Reskrim Polsek Bengkunat menerima informasi bahwa telah terjadi tindak pidana curat sapi sebanyak enam ekor di dua TKP yang berada di Pekon Sukanegara.

“Tanpa menunggu lama Tim Unit Reskrim Polsek Bengkunat langsung menuju ke Pekon Sukanegara untuk melakukan cek TKP. Ketika dilakukan cek TKP dan penyisiran di sekitar TKP bersama warga, anggota melihat dari kejauhan ada enam ekor sapi dan tiga orang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya berada di kebun kelapa di pinggir Jalinbar di pekon tersebut, serta tidak jauh dari sapi dan laki-laki tersebut terdapat kendaraan Roda Enam (R6) truck berwarna kuning/hijau dalam keadaan mesin hidup mengarah jalan Krui,” papar Ono merincikan.

Lebih lanjut Ono menjelaskan, merasa curiga anggota langsung mencoba untuk mendekati.
Sayangnya tiga orang laki-laki tersebut mengetahui akan kedatangan tim Polsek Bengkunat dan langsung berlari menaiki R6 kemudian pergi ke arah Krui. “Tim unit Polsek Bengkunat segera melakukan pengejaran terhadap R6 truck berwarna kuning/hijau itu yang melaju dengan cepat,” terus Ono.

Tak ingin keteteran, pihaknya langsung meminta bantuan Polsek Pesisir Selatan untuk dilakukannya pencegatan terhadap kendaraan dimaksud. Hasilnya, kendaraan yang digunakan pelaku melarikan diri itu berhasil diberhentikan persis didepan Polsek Pesisir Selatan. “Saat diberhentikan didalam truck tersebut keluarlah empat orang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya mencoba melarikan diri. Tiga orang pelaku berhasil di tangkap oleh Unit Reskrim Polsek Bengkunat dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Selatan, atas nama Isnadi alias Gombloh, Iwan Adi Aryanto, dan Nanang Kusmanto, sedangkan satu orang atasnama Dedi Kurniawan berhasil melarikan diri,” lanjut Ono.

BACA JUGA:  Kinerja Kepsek SMAN 1 Gedongtataan Disoal LSM GPK

Ono meneruskan, untuk menangkap pelaku yang berhasil melarikan diri itu, pihaknya meminta bantuan Unit TEKAB 308 Reskrim Polres Lambar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah untuk melakukan penyisiran terhadap satu orang yang masih melarikan diri tersebut. “Sekitar Pukul 21.30 WIB tim gabungan Unit Tekab 308 Reskrim Polres Lambar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir tengah, berhasil mendeteksi keberadaan pelaku tersebut yang berada di Kecamatan Krui Selatan. Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur,” tegas Ono.

Ono menandaskan, setelah berhasil mengamankan empat orang pelaku, pihaknya langsung membawa ke Polsek Bengkunat guna penyidikan lebih lanjut. “Dari tangan pelaku turut diamankan Barang Bukti (BB) berupa satu unit R6 Merk/Type MITSUBHISI CANTER (TRUCK) warna kuning/hijau dengan Nopol: BG 8237 YB, enam ekor sapi, satu pucuk senpi rakitan berbentuk revolver warna hitam pada magazine bersikan tiga butir peluru, dan satu butir selongsong. Selain itu satu bilah senjata tajam dengan panjang sekitar 30 CM, dan tiga buah ponsel,” pungkasnya.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 Tahun. Sekedar diketahui, tersangka atas nama Isnadi alias Gombloh dan Dedi Kurniawan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada berkas perkara tindak pidana curat hewan ternak sapi, dengan laporan polisi Nomor: LP/338/IX/2019/POLDA LAMPUNG/RES LAMBAR/SEK KUNAT, tanggal 24 September 2019 dengan tersangka atas nama Aryanto Sulistiono alias Yono,” tukas Ono. (ers)

Facebook Comments