ASKUN: Pemkab Takut Kepada Rolling Hills, Beraninya Dengan Orang Kecil

77

KARAWANG, WII – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Satuan Kerja (Satker) terkait, dinilai takut kepada pengembang Rolling Hills.

“Sementara kepada orang kecil berani obrak-abrik pedagang kaki lima,” ungkap Asep Agustian (Askun), Pemerhati Pemerintah dan Kebijakan Publik, kepada media (18/08/2020).

Askun, menilai Pemkab Karawang takut kepada pengembang Rolling Hills, karena pembangunan kawasan hunian elit belum memiliki izin, tapi tetap dibangun. Padahal berapa waktu lalu dalam forum audiensi Ormas, LSM, dan pengembang yang difasilitasi Pemkab menyatakan tegas akan menutup lokasi pembangunan. “Tapi faktanya Rolling Hills-nya ngeyel, pemerintah letoy,” ujarnya.

Ia mengklaim, saat audiensi itu digelar ada dokumentasi foto dan vidio pernyataan tegas Pemkab yang diwakili Kasatpol PP Kabupaten Karawang. Bahkan Satpol PP sudah membawa alat segel.

“Tapi sekarang Pemkab tidak berkutik,” katanya.

Sikap Pemkab Karawang dianggap sangat menyakiti masyarakat yang tergabung dalam aliansi LSM dan Ormas. “Mungkin mereka (pemerintah) mengingkan LSM dan Ormas menurunkan massa dalam jumlah besar. Menggeruduk plaza Pemkab Karawang,” ucapnya.

Menurutnya, pembangunan hunian real estate Rolling Hills di kawasan Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE), Kecamatan Telukjambe Timur, belum memiliki izin lingkungan. Yakni, addendum Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

“Karena Amdal yang di miliki oleh kawasan KJIE tidak ada peruntukan sarana dan prasarana penunjang untuk real estate,” ungkapnya. (van/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Gugus Tugas Lambar Petimbangkan Cabut Izin KBM Tatap Muka