“Saya meminta Polri, dalam hal ini Polres Mateng, (Sulbar) untuk serius menangani kasus tersebut,” paparnya.
Demas, wartawan kabardaerah.com ditemukan tewas di pinggir jalan Dusun Salu Bijau, Mateng dengan beberapa luka tusuk dibadannya, juga ditemukan sepeda motor korban.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan wartawan tersebut. Polisi juga masih mendalami apakah pembunuhan ada kaitannya dengan profesi yang dijalani. Yakni, terkait dengan pemberitaan atau tidak.
“Tindakan ini telah mencederai kemerdekaan pers dan mengkhianati kehidupan demokrasi di tanah air. Untuk itu, saya meminta motif pembunuhan ini harus segera dibongkar,” imbuhnya.
Senada dikatakan ketua AWPI cabang Kabupaten Mesuji, Lukaman Zeni yang meminta pihak kepolisian harus mengusut tuntas serta mengakap pelaku dibalik otak pembunuhan yang menimpa Demas wartawan media online kabardaerah.com. Selain itu, dirinya juga meminta kepada pihak kepolisian untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan terhadap insan pers dalam menjalankan tugasnya.
“Kami segenap jajaran AWPI Cabang Kabupaten Mesuji turut bela sungkawa atas kejadian yang menimpa Demas dan untuk keluarga korban semoga diberikan ketabahan,” tutupnya. (fan)





