“Namun karena medannya cukup berat, dengan kemiringan cukup terjal di dasar danau, membuat tim kita kewalahan untuk mencari korban,” ujar Dodi.
Tim juga saat melakukan pencarian terhadap korban menggunakan alat deteksi vibrascope milik tim Pos Dit Samapta Poldasu serta tiga penyelam diturunkan untuk mencari korban.
“Sesuai SOP kita, untuk pencarian korban yang tenggelam akan kita lakukan selama tujuh hari. Untuk korban yang tenggelam di pemandian Tongging ini akan kita lakukan pencarian hingga Sabtu (29/8/2020) ini,” ungkapnya.
“Peralatan lain yang digunakan untuk membantu pencarian korban juga berupa tiga perahu karet (reptor), alat selam, kamera bawah air.”
(rek/WII)





