“Pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2020, pasien berobat ke dokter praktek. Pada tanggal 2 Septembernya dilakukan rapid test oleh petugas puskesmas setempat, dengan hasil nonreaktif,” paparnya.
Kemudian pada 4 September, masih kata Fatoni, dilakukan rapid test kembali oleh tim surveyor puskesmas dengan hasil reaktif. Lalu dianjurkan isolasi mandiri, dan dilakukan swab pada hari Senin 7 September langsung dikirim ke Labkesda Provinsi Lampung.
“Hasil dari swab yang dikirim Plt. Kadiskes Provinsi Lampung menyatakan ketiga pasien tersebut positif Covid-19,” kata dia.
(yan/WII)





