Aksi Pelaku Curat 9 TKP Berhasil Diringkus Polsek Sukoharjo

91

SUKOHARJO, WAKTUINDONESIA – Jajaran Unit Reskrim Polsek Sukoharjo dan Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pringsewu berhasil meringkus seorang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang telah beraksi di sembilan tempat kejadian perkara (TKP).

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Jumat (8/1).

“Pelaku AH (52) kami amankan di kediamanya di Pekon Pandan Sari Sukoharjo Pringsewu pada Jumat (8/1) pukul 02.30 Wib, dan saat kami lakukan penangkapan pelaku tidak melakukan upaya perlawanan,” ungkap Musakir.

Musakir menjelaskan awalnya pelaku dilakukan penangkapan atas dugaan telah melakukan pencurian handphone Oppo F3 di rumah korban Ramli Wardani (52) di Pekon Pandan Sari, sebagaimana laporan polisi Nomor : LP / B-229 / X / 2020 / POLDA LPG / RES SEWU / SEK SUKO tanggal 29 Oktober 2020, namun setelah dilakukan pengembangan oleh petugas ternyata pelaku sudah beberapa kali melakukan pencurian di beberapa TKP lainya.

“Pengakuan pelaku dalam rentang waktu tahun 2019-2020 pelaku sudah melakukan aksi pencurian di 9 TKP,” jelasnya.

Dikatakannya, bahwa ke sembilan TKP yang pernah disatroni pelaku tersebut 8 diantaranya berada di pekon Pandan Sari dan 1 TKP lain berada di Pekon Panggung Rejo.

“Ke sembilan TKP yang penah disatroni pelaku tersebut rata-rata warung kelontongan, toko bangunan dan rumah warga, sedangkan sasaranya adalah uang, barang elektronik, dan juga barang kebutuhan rumah tangga,” kata dia.

“Menurut keterangan pelaku barang hasil kejahatan tersebut telah dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan sebagian dihabiskan untuk berjudi kartu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Musakir menejelaskan bahwa selain mengamankan pelaku petugas juga turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu unit HP merk OPPO F3, satu unit sepeda motor, satu bilah senjata tajam jenis pisau, satu buah tang, satu buah tas serta sejumlah alat kebutuhan rumah tangga.

BACA JUGA:  Lagi, Positif Covid-19 di Lambar Bertambah 6, 4 Februari

“Untuk proses penyidikan pelaku berikut barang bukti telah kami amankan di Mapolsek Sukoharjo, dan untuk proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Rul/WII)

Facebook Comments