“Semua sudah sesuai dengan protokol kesehatan dalam penanganan operasi tersebut, dan sesuai dengan buku pedoman penanganan Covid-19, yang disebut kontak erat itu orang yang berjarak kurang dari 1 meter dan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, kalau dokter dan perawat yang melakukan tindakan operasi ini menggunakan APD lengkap,” ungkapnya.
Menurutnya, untuk mengantisipasi anaknya tertular Covid-19, pihak RSUD nantinya akan memisahkan terlebih dahulu anak dan ibunya yang merupaka pasien positif Covid-19.
“Kalau selama ini, belum ada laporan anak tertular dari dalam perut ibunya melalui plasenta atau ari-ari, tapi kalau tertular setelah lahirk melalui pernafasan itu bisa, maka dari itu dokter spesialis anak sudah siap di RSUD, dan nanti anaknya akan kita pisahkan dahulu dari ibunya,” pungkasnya. (Ram/WII)





