Dendi juga berharap, bantuan ini menjadi stimulan bagi masyarakat untuk hidup lebih baik lagi kedepannya.
“Setelah rumahnya jadi, kita harus sepakat, rumah ini nantinya bisa menghasilkan inovasi, terobosan dan ide kreatif, agar bagaimana kedepannya perekonomian kita lebih baik lagi, jadi sudah tidak memikirkan rumah yang mau roboh, ataupun bocor, tapi lebih fokus untuk memikirkan peningkatan perekonomian,” harapnya.
Sementara itu, Firman Rusli selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Pesawaran menuturkan bahwa, bantuan ini sudah kesekian kalinya didapatkan oleh Pemkab Pesawaran.
“Sejak tahun 2017 hingga saat ini kita selalu berusaha agar program BSPS ini bisa dirasakan masyarakat, dimana bantuan tersebut merupakan berbentuk uang Rp17,5 juta,” tuturnya.
“Namun, mekanismenya sudah berubah, bukan sepenuhnya uang, melainkan penerima manfaat harus bermusyawarah untuk menentukan bahan material apa yang dibutuhkan, karena kita ketahui jika diberikan dalam bentuk uang, tidak menutup kemungkinan bisa disalah gunakan kegunaannya,” tutupnya. (Snd/WII)





