Menanggapinya, masyarakat setempat sangat berterima kasih atas normalisasi yang dilakukan karena dapat menghindari banjir pada saat musim penghujan.
“Air yang mengalir di Sungai Waylipang di Dusun Kelapa Dua ini berasal dari tumpahan Desa Kubu Batu dan Kota Jawa, lalu disini tidak lagi manampung karena sungainya dangkal. Sehingga kalau hujan turun, air menggenangi sawah hingga kepermukiman, ” kata Warno yang mengaku memiliki sawah disekitar sungai tersebut.
Ia menuturkan, penyodetan dan pengerukan pengambilan material sedimen pada Sungai Waylipang sangat membantu dalam mengurai jalannya air ketika musim hujan tiba.
“Mudah-mudahan setelah dinormalisasi, tidak ada lagi air banjir yang menggenang karena langsung mengalir kebawah. Terima kasih Pak Bupati Dendi, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan agar dapat melanjutkan pada periode mendatang, ” tutur dia.
Kunjungan kerja tersebut didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran Zaenal Fikri bersama jajarannya. Hadir juga beberapa kepala desa dan beberapa tokoh masyarakat serta para petani sekitar Sungai Waylipang. (Snd/WII)





