“Berdasarkan keterangan anak kandung korban, Jefri, korban menghilang sejak Hari Minggu tanggal 18 Oktober dan pada akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, korban mempunyai riwayat sakit. Pada saat ditemukan mengalami luka lebam sudah menghitam pada wajah korban, pada bagian kepala sudah mengeluarkan ulat,” papar dia.
Sementara itu, menurut keterangan dari tim medis Puskesmas Bernung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban juga diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari yang lalu.
“Pihak medis sudah melakukan pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,” kata Hapran.
“Selain itu, pihak keluarga korban menyadari bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan telah menerimanya serta telah dibuatkan surat pernyataan menolak untuk dilakukan Outopsi,” tutupnya. (Red/WII)





