Pjs Bupati Pesibar Buka Sosialisasi Perda Tahun 2020, Simak Perda Apa Saja?

  • Bagikan

KRUI, WAKTUINDONESIA – Pjs. Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Achmad Crhisna Putra, diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Audi Marpi, menghadiri sekaligus membuka acara sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Tahun 2020, Rabu (11/11), di GSG Selalaw Kecamatan Pesisir Tengah.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh camat dan para peratin Kecamatan Krui selatan, Pesisir Tengah, dan Waykrui.

Dalam sambutannya, Audi menyampaikan sesuai dengan Amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pemerintah daerah diberikan otonomi yang seluas-luasnya dan kewenangan yang lebih besar kepada daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

“Dalam hal pelayanan dasar kepada masyarakat, dengan lahirnya otonomi daerah serta dalam era globalisasi, maka pemerintah daerah dituntut memberikan pelayanan yang lebih prima serta memberdayakan masyarakat sehingga masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan untuk kemajuan daerahnya, karena masyarakatlah yang lebih tahu apa yang mereka butuhkan serta pembangunan yang dilakukan akan lebih efektif dan efisien, dan dengan sendirinya masyarakat akan mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab,” ujarnya.

Audi menerangkan dalam rangka mengatur dan mengurus urusan pemerintahannya, pemerintah daerah menerbitkan beberapa peraturan daerah. Berdasarkan ketentuan Pasal 163 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 80 Tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 120 Tahun 2018 tentang perubahan atas Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang pembentukan produk hukum daerah yang mengamanatkan bahwa pemerintah daerah melakukan penyebarluasan terhadap Perda yang telah diundangkan, untuk dapat memberikan informasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Lari 5 Bulan, Pencuri Sapi di Lambar Diringkus di Lamtim

Dalam rangka menindaklanjuti hal tersebut Pemkab Pesibar melakukan sosialisasi Perda kepada masyarakat agar dapat memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Peraturan yang akan disosialisasikan tersebut yaitu

1. Perda Nomor 8 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
2. Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan;
3. Perda Nomor 12 Tahun 2017 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
4. Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang kawasan tanpa rokok.

Dalam kesempatan itu, Audi berharap kepada aparatur kecamatan, aparatur pekon untuk dapat mengerti dan melaksanakan ketentuan yang diatur dalam regulasi dimaksud, serta menyebarluaskan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui tentang Perda dimaksud. “Disini juga pentingnya peran tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, bahkan kita semua untuk selalu aktif dalam mengawasi aturan tersebut,” pintanya.

Audi berpesan agar peserta sosialisasi menyimak secara seksama hal-hal yang diatur dalam regulasi tersebut. “Jangan sungkan untuk bertanya kepada narasumber bila ada hal yang kurang dipahami karena inilah pentingnya sosialisasi agar kita dapat lebih memahami dan mengimplementasikan peraturan ini bersama-sama,” pungkasnya. (ers/WII)

  • Bagikan