BKPSDM Pesawaran Usulkan Ratusan CPNS dan PPPK Tahun 2021

162

GEDONGTATAAN, WAKTUINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengusulkan ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2021, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Pesawaran Sunyoto, Selasa (24/11)

“Ya, pada tahun depan (2021) kita akan mengusulkan 169 CPNS dan 255 untuk PPPK,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk CPNS rencananya akan dibuka untuk memenuhi kebutuhan pada sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kalau CPNS, formasi yang banyak kita usulkan adalah guru dan tenaga kesehatan hal ini untuk mendukung peningkatan pelayanan dalam sektor pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu untuk PPPK, ia mengaku juga telah mengusulkan, namun masih menunggu petunjuk teknis baik dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dijelaskannya, usulan untuk pengadaan CPNS di Kabupaten Pesawaran tahun 2021 telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

“Setiap tahun memang kita melakukan mapping terhadap setiap kebutuhan OPD yang ada, tentunya juga disesuaikan dengan Anjab, kemudian OPD tersebut akan menyampaikan melalui E-Formasi mengenai apa saja kebutuhannya mengenai kepegawaian, sehingga jangan sampai ada pegawai yang direkrut tapi tidak sesuai kebutuhan,” jelasnya.

“Selain itu, dalam pengadaan CPNS, tentunya kita juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan serta BPKAD, sehingga selain pegawai yang kita rekrut sesuai kebutuhan, juga bisa menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang kita miliki,” timpalnya.

Ia pun menerangkan bahwa untuk tahapan rekrutmen CPNS tahun 2021 akan menunggu keputusan Pemerintah Pusat.

“Pada intinya kita telah mengusulkan untuk perekrutan CPNS ini, tapi untuk keputusan tetap ada di Pusat,” tutupnya.¬†(rob/apr/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Kapolda Martuani: 21 dari 253 Pendemo yang Diamankan Reaktif Covid-19