Bahkan awak media mencoba mengenalkan dirinya namun sampai 18 detik salam itu diterima. Belum sempat melanjutkan pembicaraan ia pun lantas berkata lantang.
“Aha urusan muna (apa urusan kalian),” kata dia sambil bolak balik masuk rumahnya.
“Lao ma Hamu Unang Sanga emosi au (pergi kalian jangan sempat emosi aku),” usirnya dengan tampakn arogan.
Diketahui, awak media hanya mejalankan amanat Undang-Undang No 40 Tahun 1999.
Dalam Ban VIII Pasal 18 diatur ketentuan pidana bagi siapapun yang menghalang-halangi tugas wartawan.
(*)





