Tak Penuhi Unsur, Sentra Gakumdu Pesawaran Hentikan Laporan Dugaan Money Politik

350

GEDONGTATAAN, WAKTUINDONESIA – Tidak memenuhi unsur yang tertuang dalam UU Nomor 8 Tahun 2015 pasal 187A, ┬áSentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Kabupaten Pesawaran menghentikan kasus dugaan money politik.

Hal itu dungkapkan Koordinator Sentra Gakkumdu Mutholib, setelah melakukan rapat dan mendengar seluruh pandangan, baik dari kejaksaan, Kepolisian, Bawaslu dan tim ahli dari Unila, pihaknya menyatakan kasus tersebut tidak dapat dilanjutkan untuk pemberian sanksi.

“Sebelumnya kami sudah meminta keterangan dari beberapa saksi terkait dengan temuan di lapangan, dan dari keterangan para saksi dan terlapor, setelah itu kita mendengarkan pandangan dari setiap instansi yang tergabung dalam Gakkumdu, dan pada akhirnya kita menyimpulkan kalau kasus tersebut tidak memenuhi unsur untuk kita lanjutkan ke ranah hukum,” jelasnya. Selasa (15/12).

Saat ini, lanjutnya, Sentra Gakkumdu Pesawaran sedang melakukan registrasi terkait dengan dugaan maladminstrasi yang terjadi di Kecamatan Teluk Pandan.

“Sebelumnya, Panwascam Teluk Pandan menemukan adanya pelanggaran yang terjadi di TPS 07 Desa Hurun Kecamatan Teluk Pandan, yang mana ada masyarakat yang melakukan pencoblosan namun dengan undangan orang lain, nah hari ini kita akan melakukan registrasi perkara tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Telukpandan Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Iwan Kurnia mengatakan, informasi yang diterima Panwascam setempat menyebut adanya dugaan penggunaan undangan atas nama orang lain untuk melakukan pencoblosan.

“Terduga atas nama Arisandi Kusuma Dewi, warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang bersangkutan datang ke TPS untuk menyalurkan suara, setelah mencoblos, ternyata panitia TPS baru mengetahui bahwa nama dalam undangan pencoblosan dan KTP tidak sesuai,” jelasnya.

(rob/apr/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Agus-Zulqoini Ditetapkan KPU Pemenang Pilkada Pesibar, Begini Kata Abdulloh Hasim