Terpisah, Kepala Desa Cilimus Ahmad Yani saat dikonfirmasi merasa geram dengan ulah bawahannya. Dia menegaskan akan menindak tegas aparatur Desa jika terbukti telah menyusahkan masyarakat desa setempat.
“Kalau terbukti pungli saya akan tindak tegas aparatur desa saya, karena untuk pembuatan KTP saja saya gratiskan ke masyarakat, saya tidak rela masyarakat diberatkan dengan ulah oknum tidak bertanggungjawab,” tegasnya.
“Nanti saya akan selidiki pak, kalau terbukti akan langsung saya pecat, agar tidak terjadi lagi hal-hal serupa,” pungkasnya.
Saat dikonfirmasi, Waluyo Sugito membenarkan adanya pungutan tersebut, hanya saja dia beralasan dan yang diambil untuk membuat KTP maupun KK untuk kemudian hari.
“Jadi uang itu saya ambil untuk membuat KTP dan KK mereka, daripada nanti uangnya habis, karena mereka ambil pinjaman ke koperasi kan saya yang ngurus,” kilahnya.
(rob/apr/WII)





