Operasi Lilin Toba 2020 di Dairi Dimulai, Ini Kata Kapolres Ferio

230

DAIRI, WAKTUINDONESIA – Polres Dairi melangsungkan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2020 dengan Thema “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba – 2020, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, di tengah pandemi Covid-19”, pada Senin (21/12/2020), di halaman Apel Mapolres Dairi.

Kegiatan tersebut, dipimpin Kapolres Dairi, AKBP Ferio Sano Ginting dan dihadiri Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Dandim 0206 Dairi, Letkol Inf. Adietya Yuni Nurtono, Waka Polres Dairi, Kompol David P. Silalahi Kepala Sat Pol PP Pemkab Dairi, Eddy Banurea, Kadis Dishub Dairi, D. Padang.

Kapolres Dairi membacakan amanat Kapolri yang mengatakan, pelaksanaan Operasi Lilin Toba – 2020, dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, terhitung mulai 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Operasi ini akan melibatkan personil Polri, TNI dan dari instansi terkait lainnya, antara lain, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam kebakaran, Linmas, Senkom dan intansi lainnya.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengerakan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2020, dalam rangka pengamanan perayaan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.

Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru, menimbulkan klaster – klaster baru penyebaran Covid-19, pesan Kapolri melalui Kapolres Dairi.

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus kita antisipasi.

BACA JUGA:  2 Rumah di Payung Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan, papar Kapolres lagi.

Dipesankan agar masing – masing personil memantapkan kerjasama , sinergi, dan soliditas, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

“Dan tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran Covid-19, dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jagak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih,” tutup Kapolres.
(swd)

Facebook Comments