Penghasilan dari destinasi wisata itu disebut untyk membiayai kebutuhan sosial.
“Dana yang diperoleh dari wisatawan yang masuk itu nantinya sebagian akan disisihkan untuk bantuan kemanusiaan, seperti, penderita bibir sumbing, santunan bagi warga yang benar-benar membutuhkan, dan kursi roda bagi penderita cacat permanen,” terangnya.
“Target saya untuk pengunjung di wisata ini adalah wisatawan dari luar daerah, karna banyak wisatawan luar yang hobi dengan wisata alam,” jelas Winarno.
(eko/WII)





