Diterangkannya, pada tahap ini vaksinasi akan dilakukan terhadap 699 orang tenaga kesehatan dan 10 orang pejabat publik. “Kemudian akan dilaksanakan pengulangan atau penyuntikan kedua yang akan dilaksanakan 14 hari setelah penyuntukan pertama,” paparnya.
Masih kata Tedi, penyuntikan vaksin merupakan sebagai usaha untuk memutus mata rantai covid-19 yang tak kunjung mereda.
“Walaupun nantinya kita sudah di vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, cuci tangan, menghindari kerumunan serta menjaga jarak,” pungkasnya.
(ers/WII)





