“Jika di daerah pelosok, di Desa sudah ada Satgas, di kecamatan ada Satgas, salah satunya ada Bhabinsa ada Bhabinkamtibmas ada unsur pegawai Desa dan kelurahan, sudah ada intruksi, 50 orang tidak boleh ada musik, jaga jarak, masker standar itu, dan harus ada pernyataan,” terangnya.
“Yang jelas jika ada musik kita stop, bukan kita tidak tegas, kita komunikasikan baik-baik, semuanya humanis, dan rata-rata tempat pesta dimanapun yang kita datangi semuanya nurut kok, ngerti, yang penting kita kasih tau,” paparnya.
Ia juga menerangkan terkait kompaknya Satgas Covid-19 hingga dikunjungi Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariona.
“Ya kalau memang beliau menilai bahwa di Pesawaran ini kompak Satgas Covid-19 nya sudah solid, ya alhamdulilah, artinya kami sudah dapat apresiasi, namun demikian nilai-nilai ini kedepan akan menjadi lebih solid lebih kompak lagi,” pungkasnya.
(Apr/rob/WII).





