“Kita harus itung-itungan lagi karena dampak Covid-19 kemarin, banyak yang kita kurangi,” kilahnya.
Dikatakanya, Ia merasa bingung karena didatangi beberapa awak media menanyakan adanya anggaran pemeliharaan taman bermain anak yang bernilai fantastis itu.
“Nah anggaran pemeliharaan itu yang saya bingung wong dibangun aja belum kok udah ada pemeliharaan,” katanya.
Sementara Darmi salah satu warga mengaku tidak mengetahui bahwa ada pembangunan tempat bermain anak di Desanya.
“Nek taman bermain gak ada di sini nyatanya kami yang punya anak aja gak pernah dikasih tau ada tempat bermain anak, kalau ada kan pasti pada dengar,” pungkasnya.
(Rul/WII)





